Memuat peta...
Baca kisah lengkapnya di bawah

Sejarah Islam di Afrika Barat

الإسلام في غرب إفريقيا

Sejarah Islam yang terlupakan di Afrika Barat.

Afrika Barat sebelum Islam

Fase awal: Sungai Niger sebagai urat nadi, tambang emas Bambuk, tata pemerintahan Soninke, dan perdagangan garam bangsa Amazigh. Semua yang menjadikan Afrika Barat sebuah peradaban sebelum Islam tiba.

Peristiwa

Kedatangan Islam dan Islamisasi Awal

Dari para pedagang Ibadi pertama hingga istana Ghana dengan menteri-menteri Muslim, dari agama negara Takrur hingga gerakan Murabitun dan keruntuhan Sosso. Islamisasi bertahap yang berlangsung berabad-abad.

Peristiwa

Kekaisaran Mali

Dari kemenangan Sundiata Keita di Kirina hingga haji Mansa Musa dan kemerosotan perlahan sesudahnya. Kekaisaran Islam besar pertama di Afrika Barat, dengan Timbuktu sebagai pusat keilmuannya.

Peristiwa

Kekaisaran Songhai

Sonni Ali Ber, Askia Muhammad, al-Maghili sebagai ahli fikih sekaligus penasihat, mekarnya kehidupan intelektual Timbuktu dan Djenné, serta invasi Maroko yang menghancurkan segalanya di Tondibi (1591). Kesultanan-kesultanan regional Hausa, Agadez, dan Bornu juga berkembang berdampingan dengan Songhai pada masa ini.

Peristiwa

Interupsi Atlantik

Periode paralel: perdagangan budak trans-Atlantik dan kaum Muslim yang terjerat di dalamnya. Omar ibn Said ﵀, Bilali Muhammad ﵀, Ayuba Suleiman Diallo ﵀. Bukan babak regional Afrika Barat, melainkan kisah diaspora yang berjalan seiring dengan Mali, Songhai, dan Sokoto.

Peristiwa

Kekhalifahan Sokoto

Hijrah Usman dan Fodio ﵀ (1804), jihad Fulani, pembangunan Sokoto di bawah Muhammad Bello ﵀ serta Abdullahi dan Fodio ﵀, jaringan ulama perempuan Nana Asma'u ﵀, Kekhalifahan Hamdullahi di negeri tetangga di bawah Seku Amadu ﵀, jihad Tijaniyah Umar Tall ﵀, dan kejatuhan di Burmi pada 1903 ketika Inggris datang.

Peristiwa

Tanya Jawab

Bagaimana Islam berakar di Afrika Barat?

Islam berakar di Afrika Barat antara abad ke-8 dan ke-11 melalui para pedagang Berber yang menyeberangi Sahara mengikuti jalur perdagangan garam dari Sijilmasa dan Taghaza; Islam menyebar melalui kafilah, bukan penaklukan. Sekitar tahun 1000, kalangan elite Soninke dari Kekaisaran Ghana mengenal Islam di kawasan Muslim di ibu kota Koumbi Saleh; penerimaan secara luas terjadi seiring kampanye Murabitun pada 1076 dan masuk Islamnya para pendahulu Mansa Musa di Mali. Sejak abad ke-14, Sahel menjadi pusat dunia Islam dengan kekuatannya sendiri, dengan Timbuktu sebagai pusat keilmuannya. Iman menempuh perjalanan bersama garam, emas, dan buku, sebuah pengingat bahwa sejarah umat tidak pernah ditulis hanya dari Makkah atau Baghdad.

Bagaimana Islam sampai ke Afrika?

Islam sampai ke Afrika pada masa hidup Nabi Muhammad ﷺ sendiri. Pada 615, sekitar delapan puluh Sahabat mengungsi ke kerajaan Kristen Aksum (Etiopia modern) dan mendapat perlindungan dari Raja Najasyi: hijrah pertama dalam sejarah Islam. Di bawah Khalifah Umar ﵁, Mesir ditaklukkan pada 641 di bawah pimpinan Amr bin al-Ash ﵁; sejak 670, Uqbah bin Nafi ﵁ bergerak melintasi Afrika Utara hingga Samudra Atlantik. Dari Afrika Utara, Islam kemudian mencapai Afrika Barat melalui jalur perdagangan lintas Sahara, sedangkan melalui Laut Merah Islam mencapai Tanduk Afrika dan pesisir Swahili. Afrika bukan tujuan akhir Islam, melainkan salah satu tujuan pertamanya; benua ini menyimpan kisah-kisah yang lebih tua daripada Baghdad sendiri.

Suku mana yang 100% Muslim?

Tidak ada suku di Afrika Barat yang secara harfiah 100% Muslim, tetapi beberapa kelompok masyarakat sangat mendekati angka tersebut. Hausa-Fulani di Nigeria utara, Niger, dan Kamerun diperkirakan 95–99% Muslim. Mandinka (Mali, Senegal, Gambia, Guinea) dan Wolof (Senegal, Gambia) memiliki persentase di atas 95%. Di luar Afrika Barat, angka sebanding berlaku bagi orang Somalia dan Moor di Mauritania (sekitar 99,9%). Di Sahel, identitas suku dan identitas agama jarang terpisah; orang yang menyebut bahasa dan garis keturunannya sering kali juga menyebut tarekat Islam yang mendidiknya sejak kecil.

Apa itu Kekaisaran Ghana dan apa peran orang Soninke?

Kekaisaran Ghana (sekitar 700–1240) adalah negara Islam besar pertama di Afrika Barat, yang ditopang oleh orang Soninke (dari rumpun bahasa Mande) di antara Sungai Senegal dan Sungai Niger. Dari ibu kota Koumbi Saleh, raja-raja Ghana menguasai perdagangan emas lintas Sahara. Keluarga kerajaan lama menganut agama leluhur, tetapi pada abad ke-11 kelas penguasa menjadi Muslim dan kota tersebut memiliki kawasan Muslim tersendiri dengan dua belas masjid. Keruntuhan Ghana bukan akibat satu pukulan, melainkan pergeseran jalur perdagangan secara perlahan, sebuah pengingat bahwa kekuatan ekonomi dan kekuatan spiritual tidak pernah terpisah dalam waktu lama.

Apa pengaruh Murabitun terhadap Afrika Barat?

Murabitun (al-Murabitun) adalah gerakan pembaruan kaum Berber Sanhaja dari Sahara barat yang mendirikan Marrakesh pada 1062 dan, pada 1076 di bawah Abu Bakar bin Umar, merebut Koumbi Saleh, ibu kota Ghana. Kampanye mereka mempercepat masuk Islamnya elite Soninke mengikuti mazhab Maliki dalam Islam Sunni dan mengikat Afrika Barat secara permanen dengan dunia Islam Mediterania. Murabitun bukan hanya membawa senjata, melainkan juga kitab-kitab fikih; hanya ketika suatu masyarakat memegang hukumnya sendiri, iman benar-benar menemukan rumahnya.

Siapakah Mansa Musa dan apa yang terjadi dalam ibadah Hajinya pada 1324?

Mansa Musa I (memerintah sekitar 1312–1337) adalah kaisar kesepuluh Kekaisaran Mali dan dianggap oleh para sejarawan modern sebagai orang terkaya dalam sejarah. Perjalanan Hajinya ke Makkah pada 1324 disertai kafilah yang menurut laporan terdiri atas 60.000 orang dan 80 unta bermuatan emas; di Kairo, harga emas jatuh begitu parah sehingga memerlukan lebih dari sepuluh tahun untuk pulih. Dalam perjalanan pulang, ia membawa serta arsitek Andalusia as-Sahili, yang membangun Masjid Djinguereber di Timbuktu. Seorang penguasa Muslim Afrika mengguncang perekonomian Eropa pada 1324, sebuah pengingat bahwa sejarah dunia tidak pernah ditulis hanya dari Eropa.

Apa yang membuat Timbuktu dan Universitas Sankoré terkenal?

Timbuktu, di tepi selatan Sahara, sejak abad ke-13 hingga ke-16 merupakan pusat perdagangan lintas Sahara sekaligus pusat keilmuan. Tiga masjid besar, Djinguereber, Sankoré, dan Sidi Yahya, bersama-sama membentuk apa yang sering disebut sumber-sumber Barat sebagai "Universitas Sankoré", yakni jaringan madrasah yang pada masa jayanya menampung hingga 25.000 pelajar di sebuah kota berpenduduk sekitar 100.000 jiwa. Para ulama seperti Ahmad Baba ﵀ (wafat 1627) menulis karya tentang fikih, biografi, dan astronomi di sana. Kota itu menyimpan manuskrip yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan ribu. Sebuah masjid di tepi sungai di Sahel terhubung dengan dunia keilmuan seperti halnya Baghdad atau Córdoba, sebuah kenyataan yang masih terus dikejar oleh historiografi modern.

Apa itu Kekaisaran Songhai di bawah Askia Muhammad?

Kekaisaran Songhai (sekitar 1464–1591), di bawah Sonni Ali Ber (memerintah 1464–1492) dan terutama di bawah Askia Muhammad I ﵀ (memerintah 1493–1528), menjadi kekaisaran terbesar yang pernah dikenal Afrika Barat, membentang dari Sungai Senegal di barat hingga melewati Gao di timur. Askia sendiri menunaikan Haji pada 1497 dan memperoleh fatwa di Mesir bahwa ia dapat menjadi khalifah atas negeri-negeri Sudan; ia meminta pendapat tertulis tentang pemerintahan yang adil dari ahli fikih terkemuka al-Maghili. Kekaisaran itu runtuh pada 1591 akibat senapan lontak pasukan ekspedisi Maroko di Tondibi. Songhai membuktikan bahwa cita-cita pemerintahan Islam tidak berhenti di Baghdad atau Kairo; jauh di pedalaman Sahel, cita-cita itu tetap menjadi pertanyaan politik yang hidup.

Siapakah Usman dan Fodio dan apa itu Kekhalifahan Sokoto?

Usman dan Fodio ﵀ (1754–1817) adalah ulama Fulani dari tarekat Sufi Qadiriyah yang pada 1804 memulai gerakan pembaruan (jihad) melawan para penguasa Hausa di wilayah yang kini merupakan Nigeria utara. Pada 1809 ia telah mendirikan Kekhalifahan Sokoto, yang pada pertengahan abad ke-19 memerintah wilayah seluas dua kali Prancis dan terdiri atas tiga puluh emirat. Putrinya, Nana Asma'u ﵂ (1793–1864), adalah seorang ulama terkemuka dan mengatur jaringan guru perempuan yang disebut jaji. Sokoto menunjukkan bahwa pembaruan Islam bukan fenomena yang hanya terjadi di pusat; pada abad ke-19, Sahel menjadi tempat berlangsungnya salah satu upaya paling murni untuk kembali menyatukan iman dan pemerintahan.

Apa perbedaan Islam Afrika Barat dengan Islam Arab?

Islam di Afrika Barat didominasi oleh Sunni yang mengikuti mazhab Maliki, dengan unsur Sufi yang kuat, terutama tarekat Tijaniyah dan Qadiriyah. Adat, bahasa setempat (Wolof, Mande, Hausa, Fulfulde), serta tradisi musik terjalin erat dengan ibadah. Islam tidak melebur ke dalam politeisme; Islam mengajarkan Sahel barat untuk menemukan wajahnya sendiri di dalam umat. Keberagaman umat bukanlah perpecahan, melainkan kekayaan; oud, djembe, dan kasidah termasuk dalam tradisi yang sama.