Memuat peta...
Baca kisah lengkapnya di bawah

Dinasti Abbasiyah

بنو العباس

Tanya Jawab

Apa yang dimaksud dengan Revolusi Abbasiyah tahun 750?

Revolusi Abbasiyah (747–750) adalah pemberontakan yang dipimpin oleh Abu Muslim al-Khurasani, yang menggulingkan Bani Umayyah dan membawa Bani Abbasiyah, keturunan al-'Abbas, paman Nabi ﷺ, ke tampuk kekuasaan. Panji-panji hitam dari Khurasan bergerak dari timur menuju Damaskus. Revolusi ini memadukan teologi Arab dengan pengalaman administrasi Persia, sebuah perpaduan yang memungkinkan terwujudnya Zaman Keemasan.

Apa yang dimaksud dengan Zaman Keemasan Islam?

Zaman Keemasan (sekitar 800–1258) adalah periode ketika para cendekiawan Muslim di Baghdad, Kairo, Kordoba, dan Bukhara menjadi yang terdepan di dunia dalam bidang matematika (al-Khawarizmi, algoritma), kedokteran (ar-Razi, Ibnu Sina), astronomi, optika (Ibnu al-Haitsam), filsafat (al-Farabi, Ibnu Rusyd), dan teologi. Persoalannya bukanlah apakah iman dan akal dapat berjalan beriringan, melainkan bagaimana seseorang dapat mengabdi kepada keduanya, sebuah sikap rohani yang menggerakkan seluruh dunia.

Siapakah Harun ar-Rasyid?

Harun ar-Rasyid (memerintah 786–809) adalah khalifah kelima Abbasiyah dan berkuasa pada puncak kejayaan kekaisaran. Baghdad pada masa Harun merupakan kota terkaya dan terbesar di dunia. Ia berkorespondensi dengan Charlemagne, menerima para utusan Bizantium, dan dikenang sebagai pelindung para cendekiawan serta penyair. Namanya terus hidup dalam Kisah Seribu Satu Malam, sebuah pengingat bahwa ia bukan hanya menjadi penguasa, tetapi juga lambang suatu zaman.

Apa yang dimaksud dengan Baitul Hikmah (Bayt al-Hikma)?

Bayt al-Hikma adalah lembaga keilmuan di Baghdad yang secara resmi didirikan pada masa al-Maʼmun (memerintah 813–833), tempat karya-karya Yunani, Persia, India, dan Suryani diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Lembaga ini sekaligus berfungsi sebagai perpustakaan, biro penerjemahan, observatorium, dan pusat pemikiran. Untuk pertama kalinya sejak Aleksandria, pengetahuan dihimpun secara sadar dan sistematis melintasi batas-batas bahasa, sebuah pencapaian yang kemudian diterima kembali oleh Eropa melalui Toledo dan Sisilia.

Bagaimana Baghdad jatuh pada tahun 1258?

Pada Februari 1258, Hülegü Khan, cucu Jenghis Khan, mengepung dan menjarah Baghdad. Khalifah al-Mustaʼsim dihukum mati; menurut catatan sejarah, ia digulung dalam karpet lalu diinjak-injak kuda agar tidak ada darah bangsawan yang tertumpah. Konon, Sungai Tigris mengalir merah oleh darah dan hitam oleh tinta dari perpustakaan-perpustakaan. Jatuhnya Baghdad menandai lebih dari sekadar berakhirnya sebuah dinasti: peristiwa itu merupakan bencana yang membutuhkan waktu lima ratus tahun bagi umat Islam untuk pulih darinya.